Kane pertahankan performa gemilang saat Bayern mengamuk melawan Pafos

Bayern Munich mempertahankan awal musim yang sempurna dengan mengalahkan Pafos 5-1 di Stadion Stelios Kyriakides dalam lanjutan Liga Champions UEFA (UCL).

Seperti yang diperkirakan, Bayern mengawali musim dengan kuat ketika tembakan jarak dekat Luis Díaz berhasil ditepis dengan baik oleh Neofytos Michail, sebelum tendangan salto sensasional Harry Kane membentur tiang gawang.

Namun, pemain Inggris itu kemudian membuka skor beberapa menit kemudian, dengan tendangan first-time ke sudut jauh gawang setelah Michael Olise memberikan umpan terobosan.

Raphael Guerreiro menggandakan keunggulan dengan menyelesaikan umpan cepat dengan penyelesaian halus melewati Michail, dan pemain yang mengoper kepadanya, Nicolas Jackson, kemudian mencetak gol pertamanya untuk Bayern dengan menyambar umpan Olise ke sudut bawah gawang.

Jajá mencoba mencetak gol hiburan saat jeda, tetapi tembakannya justru mengarah ke pelukan Manuel Neuer.

Sayangnya bagi Pafos, Bayern langsung menggempur pertahanan lawan dan menambah gol keempat lewat Kane yang mencetak dua gol setelah dribel cerdik ke kotak penalti.

Tuan rumah memang punya alasan untuk bersorak sebelum jeda, karena setelah Michail berhasil meredam upaya Diaz, Kim Min-Jae memberikan bola kepada Mislav Orsic, yang dengan gemilang melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang dari jarak jauh.

Meskipun Pafos mengawali babak kedua dengan gemilang, Bayern justru mulai menciptakan lebih banyak peluang. Michail melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan usaha Olise dan Aleksandar Pavlovic, sebelum Joshua Kimmich menyundul bola muntah dari Pavlovic yang melebar tipis.

Jackson kemudian berlari ke belakang dan memaksa Michail melakukan penyelamatan gemilang lagi, tetapi Olise berhasil menyundul bola muntah ke pojok atas gawang. Gol itu memastikan Bayern melanjutkan tren mencetak gol mereka di kedua babak di setiap pertandingan musim ini. Tim tamu bahkan sempat membentur tiang gawang dua kali menjelang perpanjangan waktu, pertama melalui Serge Gnabry dan kemudian Jackson, tetapi pada akhirnya mereka hanya mampu mencetak lima gol.

Setelah hasil imbang yang mengesankan di Olympiacos dengan 10 pemain di pekan pertama, Pafos mendapat pelajaran berharga tentang betapa tangguhnya UCL, karena hasil ini mengakhiri empat pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi.

Sementara itu, Bayern kini tak terkalahkan dalam 16 pertandingan UCL terakhir mereka saat menghadapi tim yang sama untuk pertama kalinya.

Leave a Reply